walau kala itu kebersamaan kita teramat singkat..
Tapi tak tau rasa sayang itu masih terpatri dalam hati..
Memang rasa ini tak bisa di bohongi..
Jujur sayang dan rindu itu masih ada..
tak bisa ku pahami..
mungkinkan musim telah berganti , kini tak semi lagi..?
atau kini telah berganti kemarau..?
tak tau saya,, yang jelas diluar sana tanah basah karena air hujan..
sepertinya hati sedang tak stabil,,
bahkan untuk menggambarkan apa yang yang baru saya rasakanpun saya tak mampu..
kenangan masa lalu masih menghantui..
bagaimana tidak..
kala itu.. di tempat itu
apa yang saya dengar, lihat dan rasakan adalah pendidikan..
saya mendapatkan lebih dari apa yang saya inginkan..
jarang sekali atau bahkan tak ada, yang mampu menyamai damainya tempat itu..
ahh mungkin ini terlalu lebay.. alay.. atau apapun itu orang menyebutnya....
tapi memang ini yang terjadi..
belum ada tempat lain yang membuat saya begitu jatuh hati..
"biasanya pagi-pagi setengah jam atau bahkan beberapa jam sebelum masuk sholat subuh kami sudah di sibukkan dengan aktivitas di kamar mandi, hehe...
maklum setelah sholat subuh masih banyak aktivitas yang siap menunggu kami. mulai dari muhadasah, sarapan pagi terkadang 'iqob (hukuman). sehingga di kawatirkan jika kami tidak mandi sebelum subuh maka raga ini tak bisa merasakan segarnya siraman air pagi.
masih membekas di ingatan saya kala itu,, jika sudah masuk waktunya sarapan pagi maka kami akan bersiap siaga untuk mengambil langkah seribu menuju dapur umum, lagi-lagi kami ingin menjadi yang pertama, bukan karena kami takut kehabisan makanan tapi karena waktu yang kami meliki tidak banyak.setelah itu pun kami akan kembali berlari menuju kelas untuk belajar.. hehe
lucu kadang, walaupun seperti itu kami slalu merasa bahagia.. InsayaAllah."
Ingin sekali saya ceritakan semua yang sudah saya alami disana.
pengalaman yang luar biasa, bertemu teman-teman dari seluruh daerah yang ada di pelosok negeri ini, bahkan ada yang dari luar negeri.
berbagai karakter saya temui dan dari situ saya banyak belajar.
berangkat dari siapapun kami tapi kami disana sama..
sama-sama menuntun ilmu,,
sama-sama memperbaiki diri,,
sama-sama mencari bekal untuk dunia maupun akhirat,,
tidak ada anak presiden,, tidak ada anak mentri,, tidak ada anak gubernur,, tidak ada anak guru,, tidak ada anak petani tapi yang ada adalah kami "SANTRI PMDG".
tempat ini "Pondok Madani' berdiri untuk semua golongan..
kadang saya berfikir, kenapa Allah pertemukan tempat itu kalau hanya sementara,, dan kini yang tertinggal hanya irisan luka jika rindu telah menjelma.
Berusaha ku selami makna dari semua yang telah terjadi, berharap ku temukan makna hikmah sebagai ilmu pelajaran.
saya sadar, saya yang salah dengan semua yang telah terjadi..
saya sadar, penyesalan yang berlarut itu sesuatu yang tak bagus..
saya sadar, masa lalu sudah cukup memberikan pelajaran untuk saya..
saya sadar, kini saya harus bangkit dan terus memperbaiki diri..
memang saya harus lebih bersyukur..
bersyukur karena Allah masih memberi kesempatan untuk belajar disana walau sebentar..
bersyukur karena Allah masih memberi kesempatan untuk terus belajar walau tidak disana..
Masih banyak orang yang ingin belajar disana tapi dari awal pun tak diberi kesempatan..
Masih banyak yang ingin belajar jangankan disana, ditempat yang sederhana pun mereka tak punya kesempatan..
ya Allah jadikan hamba orang yang bersyukur dan terus bersyukur bukan hambaMu yang kufur.. Aamiin Yarabbal Allaamiin...
mungkin malam ini , luapan kata ini mampu mengobati rindu saya..
tapi saya tak menjamin esok ataupun lusa rindu itu akan muncul kembali..
karena saya begitu sangat tau diri saya..
dengan diam-diam Saya akan terus mencari tau kabar tentang dia.
Iya dia...
dialah pondokku. tempat yang telah banyak mengajarkan banyak hal kepada saya..
terimakasih ya Allah..begitu agung kasihMu Engkau titipkan rindu yang bersemai di hati ini..
terimakasih bapak ibu.. atas kerja keras dan kasih sayang selama ini..
terimakasih saudara-saudaraku.. Engkau selalu ada waktu untukku..
terimakasih mbakku (mb'Azhim).. semoga Allah membelas semua kebaikkanmu mbak..
terimakasih ustadz dan ustadzah.. atas ilmu-ilmu selama ini,semoga menjadi amal jariah..
terimakasih sahabat-sahabatku.. engkau telah menjadikan aku bagian dari kisah hidupmu..
dan tak lupa terimakasih pondokku tercinta "PMDG" serta...
terimakasih kepada semua yang telah menjadi sumber kekuatanku...
maafkan semua salah dan khilafku...
Insayallah raca cinta dan rindu ini tetap ku simpan di hati..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar