Jumat, 11 November 2011

Alat-Alat Ukur


AMPERMETER
Ampermeter merupakan alat ukur yang kegunaannya adalah sebagai alat pengukur arus yang mengalir  pada suatu tegangan. Dan kita dapat melihat ampermeter ini biasa digunakan di dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penggunaanya ampermeter disusun secara seri dengan rangkaian yang akan kita ukur kuat arusnya. Jika ampermeter ini akan digunakan untuk mengukur kuat arus DC maka kutub positif pada rangkaian harus dihubungkan dengan kutub positif pada ampermeter. Ampermeter yang bagus adalah ampermeter yang memiliki hambatan dalam yang kecil.
Untuk pengukuran bisa dilihat dari angka yang ditunjuk oleh jarum tersebut.



SPEDOMETER
Spedometer  berfungsi sebagai alat untuk mengetahui kecepatan kendaraan yang sedang kita jalankan. Dengan menggunakan spedometer kita akan mengetahui berapa jauh jarak yang sudah di tempuh dan berapa kecepatan yang kita perlukan dalam mengendarai. Spedometer memiliki 2 jenis yaitu Eddy Current dan Elektronik Spedometer, prinsip kerja dari dua spedometer ini sama yaitu dengan menggunakan magnet yang berputar di roda badanya untuk Eddy Current hasil kerja dari medan magnet di transfer melalui kabel ke jarum penunjuk kecepatan, sedangkan untuk Elektronik Spedometer hasilnya dapat di baca pada LCD spidometer.
Untuk mengetahui hasil pengukuran dari spedometer kita dapat melihat dari angka yang ditunjuk oleh jarum tersebut.



DINAMOMETER
Ketika kita mendorong suatu benda maka kita memberikan gaya pada benda tersebut yang mengakibatkan benda condong untuk mempertahankan kedudukannya, untuk mengetahui seberapa besar gaya yang kita berikan terhadap benda tersebut maka kita menggunakan dinamometer untuk mengukurnya. Dinamometer (neraca pegas ) di dalam pembasahnya di pengaruhi oleh gaya gravitasi. Dan di dalam dinamometer ini terdapat 2 skala yaitu Newton dan gram. Apabila suatu beban di gantungkan pada ujung neraca maka pegas akan memanjang dan skala neraca pegas akan menunjukkan berapa besar gaya gravitasi beban tersebut. Dalam pengambilan pengukuran gantungkan beban pada pengait yang ada pada neraca dan setelah keadaan tenang lihat skala yang ditunjuk oleh penunjuk skala. Dinamometer ini memiliki angka ketelitian 0,1 N dimana kita bisa menggunakan rumus W= m .g di mana m adalah massa benda g adalah gravitasi.




HIDROMETER
Hidrometer adalah alat untuk mengukur massa jenis zat cair, dalam penggunaannya cukup menggunakan hal sederhana, yaitu dengan memasukkan alat ini ke dalam  air, perhatikan alat ini dengan baik, semakin panjang hidrometer ini tenggelam maka semakin kecillah massa jenis zat air tersebut, begitu juga sebaliknya semakin dangkal hidrometer yang tercelup ke dalam air maka semakin besarlah massa jenis zat cair tersebut, hal ini terjadi karena adanya gaya apung yang dikerjakan oleh zat cair tersebut, ketika kecil massa jenis zat cair  maka kecillah gaya apung yang bekerja, dan jika besar massa jenis zat cairnya maka besarlah gaya apung yang bekerja. Alat ini biasanya digunakan untuk mengukur kandungan air yang ada pada susu atau hal lainnya.



BAROMETER
Barometer merupakan alat ukur yang berguna untuk mengukur tekanan suatu udara, alat ini biasanya berguna untuk peramalan cuaca, jika tekanan udaranya tinggi ini menandakan cuaca bersahabat (baik) , dan apabila tekanan udaranya rendah maka menandakan cuaca kurang bersahabat atau kemungkinan terjadinya badai. Alat ini memiliki syarat-syarat tertentu dalam penggunaannya di antaranya alat ini di letakkan pada ruangan yang memiliki suhu  tetap (homogen), dihindarkan dari sinar matahari.
                      






HIGROMETER
Higrometer merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengukur kelembaban suatu ruangan, kelembaban yang rendah akan mencegah terjadinya jamur, misalnya jika kita akan menyimpan kamera, alangkah baiknya kita mengukur kelembapan dari ruangan tersebut, ini bertujuan untuk mencegah terjadinya jamur (karat) pada alat tersebut.
   
Menurut pembahasan kelompok hidrometer dapat saya ambil kesimpulan bahwa angka ketelitian berada pada 400c-1200.
Dan jika ingin mengukur kelembaban udara cukup letakkan alat tersebut pada bagian ruangan tersebut.



MANOMETER
Alat ini digunakan untuk mengukur perbedaan tekanan di dua titik yang berlawanan.
 
-          Langkah pertama masukkan air sampai setengah dari alat tersebut
-          Berikan tekanan positif dari salah satu ujung tabung
Untuk melihat hasilnya
-          Maka lihatlah titik pangkal cairan dari pemberian tekanan tersebut dan titik hasil setelah diberikan tekanan di situlah kita mendapatkan h.




OHMMETER
Ohmmeter merupakan alat pengukur hambatan listrik, dan besaran satuannya dinyatakan dalam bentuk Ohm.
Besarnya hambatan listrik bisa menggunakan rumus :
Untuk mengetahui berapa besar hambatan yang terdapat di suatu konduktor haru ada arus yang mengalir.





VOLTMETER
Adalah alat ukur listrik yang digunakan untuk mengukur beda potensial pada ujung-ujung komponen elektronika yang sedang aktif. Untuk pengukurannya dapat menggunakan cara berikut :    






MULTIMETER
Multimeter merupakan alat ukur yang dipakai untuk mengukur tegangan listrik, arus listrik, dan tahanan (resistansi). Tapi pada hakikatnya multimeter ini memiliki banyak fungsi. Multimeter ini sendiri dibagi menjadi dua jenis yaitu multimeter analog dan multimeter digital. Multimeter analog biasanya dipakai dalam kehidupan sehari-hari misal halnya tukang servis tv atau komputer. Sedangkan untuk multimeter jenis digital biasa dipakai pada pekerjaan yang menggunakan kecepatan tinggi tapi kekurangan dari multimeter digital ini susah untuk mengontrol tegangan yang tidak setabil.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar