AMPERMETER
Ampermeter merupakan alat ukur yang
kegunaannya adalah sebagai alat pengukur arus yang mengalir pada suatu tegangan. Dan kita dapat melihat
ampermeter ini biasa digunakan di dalam kehidupan sehari-hari. Dalam
penggunaanya ampermeter disusun secara seri dengan rangkaian yang akan kita
ukur kuat arusnya. Jika ampermeter ini akan digunakan untuk mengukur kuat arus
DC maka kutub positif pada rangkaian harus dihubungkan dengan kutub positif
pada ampermeter. Ampermeter yang bagus adalah ampermeter yang memiliki hambatan
dalam yang kecil.

Untuk pengukuran bisa dilihat dari angka yang
ditunjuk oleh jarum tersebut.
SPEDOMETER
Spedometer
berfungsi sebagai alat untuk mengetahui kecepatan kendaraan yang sedang
kita jalankan. Dengan menggunakan spedometer kita akan mengetahui berapa jauh
jarak yang sudah di tempuh dan berapa kecepatan yang kita perlukan dalam
mengendarai. Spedometer memiliki 2 jenis yaitu Eddy Current dan Elektronik
Spedometer, prinsip kerja dari dua spedometer ini sama yaitu dengan menggunakan
magnet yang berputar di roda badanya untuk Eddy Current hasil kerja dari medan
magnet di transfer melalui kabel ke jarum penunjuk kecepatan, sedangkan untuk
Elektronik Spedometer hasilnya dapat di baca pada LCD spidometer.

Untuk mengetahui hasil pengukuran dari
spedometer kita dapat melihat dari angka yang ditunjuk oleh jarum tersebut.
DINAMOMETER
Ketika kita mendorong suatu benda maka kita
memberikan gaya pada benda tersebut yang mengakibatkan benda condong untuk
mempertahankan kedudukannya, untuk mengetahui seberapa besar gaya yang kita
berikan terhadap benda tersebut maka kita menggunakan dinamometer untuk
mengukurnya. Dinamometer (neraca pegas ) di dalam pembasahnya di pengaruhi oleh
gaya gravitasi. Dan di dalam dinamometer ini terdapat 2 skala yaitu Newton dan
gram. Apabila suatu beban di gantungkan pada ujung neraca maka pegas akan
memanjang dan skala neraca pegas akan menunjukkan berapa besar gaya gravitasi
beban tersebut. Dalam pengambilan pengukuran gantungkan beban pada pengait yang
ada pada neraca dan setelah keadaan tenang lihat skala yang ditunjuk oleh
penunjuk skala. Dinamometer ini memiliki angka ketelitian 0,1 N dimana kita
bisa menggunakan rumus W= m .g di mana m adalah massa benda g
adalah gravitasi.

HIDROMETER
Hidrometer adalah alat untuk mengukur massa
jenis zat cair, dalam penggunaannya cukup menggunakan hal sederhana, yaitu
dengan memasukkan alat ini ke dalam air,
perhatikan alat ini dengan baik, semakin panjang hidrometer ini tenggelam maka
semakin kecillah massa jenis zat air tersebut, begitu juga sebaliknya semakin dangkal
hidrometer yang tercelup ke dalam air maka semakin besarlah massa jenis zat
cair tersebut, hal ini terjadi karena adanya gaya apung yang dikerjakan oleh
zat cair tersebut, ketika kecil massa jenis zat cair maka kecillah gaya apung yang bekerja, dan
jika besar massa jenis zat cairnya maka besarlah gaya apung yang bekerja. Alat
ini biasanya digunakan untuk mengukur kandungan air yang ada pada susu atau hal
lainnya.

BAROMETER
Barometer merupakan alat ukur yang berguna
untuk mengukur tekanan suatu udara, alat ini biasanya berguna untuk peramalan
cuaca, jika tekanan udaranya tinggi ini menandakan cuaca bersahabat (baik) ,
dan apabila tekanan udaranya rendah maka menandakan cuaca kurang bersahabat
atau kemungkinan terjadinya badai. Alat ini memiliki syarat-syarat tertentu
dalam penggunaannya di antaranya alat ini di letakkan pada ruangan yang
memiliki suhu tetap (homogen),
dihindarkan dari sinar matahari.

HIGROMETER
Higrometer merupakan alat ukur yang digunakan
untuk mengukur kelembaban suatu ruangan, kelembaban yang rendah akan mencegah
terjadinya jamur, misalnya jika kita akan menyimpan kamera, alangkah baiknya
kita mengukur kelembapan dari ruangan tersebut, ini bertujuan untuk mencegah
terjadinya jamur (karat) pada alat tersebut.

Menurut pembahasan kelompok hidrometer dapat
saya ambil kesimpulan bahwa angka ketelitian berada pada 400c-1200.
Dan jika ingin mengukur kelembaban udara cukup
letakkan alat tersebut pada bagian ruangan tersebut.
MANOMETER
Alat ini digunakan untuk mengukur perbedaan
tekanan di dua titik yang berlawanan.

-
Langkah pertama masukkan air sampai setengah
dari alat tersebut
-
Berikan tekanan positif dari salah satu ujung
tabung
Untuk melihat hasilnya
-
Maka lihatlah titik pangkal cairan dari
pemberian tekanan tersebut dan titik hasil setelah diberikan tekanan di situlah
kita mendapatkan h.
OHMMETER
Ohmmeter merupakan alat pengukur hambatan
listrik, dan besaran satuannya dinyatakan dalam bentuk Ohm.

Besarnya hambatan listrik bisa menggunakan
rumus :
Untuk mengetahui berapa
besar hambatan yang terdapat di suatu konduktor haru ada arus yang mengalir.
VOLTMETER
Adalah alat ukur listrik yang digunakan untuk
mengukur beda potensial pada ujung-ujung komponen elektronika yang sedang aktif.
Untuk pengukurannya dapat menggunakan cara berikut :


MULTIMETER
Multimeter merupakan alat ukur yang dipakai
untuk mengukur tegangan listrik, arus listrik, dan tahanan (resistansi). Tapi
pada hakikatnya multimeter ini memiliki banyak fungsi. Multimeter ini sendiri
dibagi menjadi dua jenis yaitu multimeter analog dan multimeter digital.
Multimeter analog biasanya dipakai dalam kehidupan sehari-hari misal halnya
tukang servis tv atau komputer. Sedangkan untuk multimeter jenis digital biasa
dipakai pada pekerjaan yang menggunakan kecepatan tinggi tapi kekurangan dari
multimeter digital ini susah untuk mengontrol tegangan yang tidak setabil.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar